Tampilkan postingan dengan label menjadi bahagia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label menjadi bahagia. Tampilkan semua postingan

Jumat, 24 April 2009

Menjadi Bahagia itu Sukses yang Seharusnya



“Buku ini berhasil membongkar imajinasi saya,

sampai titik yang saya sendiri kaget dibuatnya.
Berhasil melihat makna hidup ini dari sisi-sisi yang
selama ini tidak kita sadari.
Anda ingin hidup bahagia dan sukses dengan cara yang
berbeda, baca ‘Using No Way as Way!’”
Dianata Eka Putra,
Penulis Buku Bestseller “Membaca Pikiran Orang Lewat Bahasa Tubuh”



Bayangkan diri Anda menjadi kaya dan memiliki aset bisnis yang tidak habis untuk tujuh turunan.
Intinya Anda mendapat apa saja, kekayaan, karir yang baik, bahkan reputasi.
Tapi Anda tidak mendapatkan satu hal.
Apakah itu?
Itu adalah kebahagiaan.

Tidak berlebihan jika saya menyebutkan bahwa menjadi bahagia itu sukses yang seharusnya.

Praktik meditasi selama ini dipahami sebagai spiritualitas yang jauh dari kehidupan modern, sesuatu yang bisa ditunda bahkan dilupakan dari kesibukan pekerjaan kita sehari-hari.

Dalam buku Using No Way as Way!, Victor Alexander Liem menyajikan kebahagiaan dan kedamaian dalam sudut spiritualitas yang memberi manfaat dalam kehidupan kontemporer saat ini. Dalam buku ini juga disertakan uraian tentang penelitian dari beberapa pakar neuroscience tentang praktik meditasi.

Using No Way as Way! akan menjawab hal-hal seperti ini:
  • Mengapa banyak orang pintar tidak hidup bahagia?
  • Apa hubungan antara filsafat dan spiritualitas?
  • Mengapa pemahaman intuitif itu penting?
  • Bagaimana cara menjadi bahagia dan menemukan kedamaian?
  • Mengapa praktik meditasi mulai dirasa bermanfaat bagi kehidupan kontemporer saat ini?
  • Bagaimana cara mempraktikkan meditasi pernapasan?

Apapun kehidupan Anda, pekerjaan, tanggungjawab, dan lain sebagainya, apabila ada kebahagiaan disitu, Anda akan memberi arti bagi diri sendiri, lingkungan, bahkan khayalak luas.

Hidup bahagia akan membuat kesuksesan Anda bernilai!
Namun menjadi bahagia itu butuh belajar dan harus dilatih.
Berlatih meditasi yang ditunjukkan dalam buku ini adalah untuk itu.

Perlukah Kaum Profesional belajar Meditasi?



“Buku ini saya kira akan membantu kita menyelami makna

kebahagiaan dengan berada DISINI dan KINI.
Ia mengingatkan saya bahwa untuk sukses orang mungkin
memerlukan sejumlah hal, namun untuk bahagia yang
diperlukan hanyalah diri sendiri.
Bacalah!”
Andrias Harefa, Fasilitator www.pembelajar.com,
Mitra Pendiri Institut Darma Mahardika

Mempertemukan kehidupan profesional dengan praktik meditasi adalah mungkin, bahkan dalam dunia yang cepat berubah ini, meditasi adalah terapi kejiwaan yang perlu menjadi perhatian. Titik temu itulah yang dibahas oleh Victor Alexander Liem dalam bukunya berjudul Using No Way as Way!

Apa itu meditasi?
Meditasi merupakan latihan yang melibatkan pemusatan pikiran dan pemahaman hidup, bukan sebuah sistem kepercayaan meskipun banyak aliran spiritual dan terapi psikologi menyarankan hal itu. Apa yang dilatih dalam meditasi adalah hal yang alami, yaitu kesadaran yang akan membawa kita pada kedamaian dan kebahagiaan.

Meditasi pada awalnya memang digunakan untuk tujuan spiritual, namun dari beberapa riset para ahli, meditasi mulai digunakan pada kehidupan profesional. Hal ini sebenarnya tidak bertentangan, mengingat bahwa tujuan meditasi adalah kebahagiaan, sesuatu yang dibutuhkan dalam setiap kehidupan terlebih kaum profesional.

Pada 22 Februari 2002, The Asian Wall Street Journal memuat artikel yang ditulis oleh Kevin Voight dengan judul The New Soul Search. Artikel ini melaporkan trend baru yang dilakukan oleh para enterpreneur, managing director, top executives dari perusahaan-perusahaan kelas dunia, seperti Coca-Cola Co., Mitsubishi Corp., Siemens AG, Hewlett-Packard Co., dan lain-lain. Para eksekutif puncak tersebut sedang mendalami latihan-latihan meditasi dan peningkatan kecerdasan spiritual yang mulai dirasakan kebutuhannya dalam dunia bisnis, terutama untuk membantu mengatasi stres, meningkatkan produktivitas, dan meningkatkan kesehatan.
Yang menarik dari buku ini, Victor juga menyebutkan bahwa tujuan latihan meditasi adalah untuk melatih kemampuan diri dalam menghadapi ketidakpastian. Bukan hanya dunia bisnis, tapi juga segala aspek kehidupan manusia selalu diliputi ketidakpastian. Hanya mereka yang mampu menghadapi kenyataan ini akan hidup bahagia dan bisa mengatasi permasalahan secara kreatif.

Perlukah kaum profesional belajar meditasi?
Jika ingin bahagia, mengapa tidak?